Kabanjahe. Informasi24jam.
Setiap pemimpin NKRI mempunyai prodak -prodak ungulan. Diera probowo yang rame topik pembahasan adalah, MBG dimana pengalaman luar biasa ditubuh MBG sendiri terjaring tiga para petinggi MBG pusat.”korupsi kenapa? Karana dana yang begitu besar, dari pusat ke daerah.yang pengawasan belum optimal akhirnya menimbulkan probelem. “Contoh yang sakitlah keracunan atau sakit akibat konsumsi Makanan MBG.
Kalau lh ada pengawasan dilapangan terutama didapur -dapur yang memasak, untuk program MbG harus nya hygienis tidak ada istilah keracunan atau tidak layak dikonsumsi kalau lah itu sudah mendapatkan satu ijin resmi dari pengawasan Dapur -dapur MBG, untuk dikonsumsi maka baru lah makanan tersebut distribusikan kepada siswa – siswa penerima mbg. Dalam Hal ini Takan terjadi lagi keracunan lah atau apalah akibat MBG yang dikonsumsi oleh para siswa penerima mbg.
Maka kalau sistim dapur dapur MBG berjalan maka tidak ada lagi istilah keracunan sedangkan MBG sendiri dibentuk tujuan utama untuk apa , untuk memberi asupan makanan. Bergizi tingkat SD yang harapan besar akan kelak menjadi pemimpin bangsa dimulai dari makanan atau asupan bergizi.
Maka harapan kami sebagai masyarakat yang kritis dan peduli mengharapkan kepada bapak presiden probowo agar memberikan kenyamanan kepada prodak -prodak makanan yang layak dikonsumsi. sebagai masyarakat, yang kritis dan peduli tolong, di beri kesempatan juga ikut serta dalam pengawasan makanan mbg.kepada para pengawas – pengawas dapur MBG (kalau ada) dampak makanan mbg yang tidak layak diskrisbuikan kedepan tidak ada lagi istilah -istilah keracunan bagi siswa konsumsi MBG demikian yang bisa kami sumbangkan dari masyarakat kritis yang mengkritisi MBG. Untuk bapak presiden menjadikan perhatian tentang dampak dari pada Mbg.yang mempunyai tujuan mulia, mencerdaskan bangsa dari mulai usia dini. Lebih kurang mohon maaf kepada bapak presiden probowo Subianto.
Penulis RA Teguh Purwoto SE pengamat Poleksosbud tinggal ditanah Karo kabanjahe Sumatera Utara.




