Akses jalan yang menghubungkan desa Serdang dan desa penampen kecamatan barusjahe kabupaten Karo Sumatera Utara terputus akibat bencana tanah longsor.
“Ada dua titik mengalami longsor, selain menutupi jalan yang menghubungkan desa Serdang dengan desa penampen, jaringan listrik juga ikut mati,” warga setempat pilo selasa 20/10/26.
Dalam wancara pilo mengatakan bahwa tanah longsor tersebut diakibatkan hujan yang mengguyur desa sepanjang Senin 19/10) sehingga tanah mengalami longsor disatu titik.
Untuk mengantisipasi kejadian tersebut, warga setempat memasang tanda jalan ini ditutup ada longsor disana dengan kotak karton dipintu masuk menuju jalan Serdang.
“Setelah longsor itu, pihak dari PLN kota kabanjahe langsung turun kelokasi guna memperbaiki kabel yang menggangu.dan membersihkan kabel – kabel yang terputus.”,ungkapnya.
Pantauan awak media dilapangan longsor tidak hanya didesa Serdang saja, jalan menuju ke naman Teran kecamatan naman Teran juga longsor sampai saat ini belum ada tanda perbaikan dari instansi terkait.sementara curah hujan yang cukup tinggi baru baru ini dan menjadi faktor utama bencana tanah longsor.
Warga mengharapakan kepada pemerintah Karo agar secepatnya memperbaiki longsor disejumlah titik termasuk desa Serdang dan jalan menuju naman Teran yang juga merupakan penghubung Langkat Karo dan jalan wisata laukawar.kata warga.
PU)Bahrin)














